PENYAKIT PADA KENARI DAN CARA PENCEGAHAN

 

Saya sampaikan sedikit informasi mengenai beberapa penyakit yang sering menyerang burung Kenari di antaranya adalah sebagai berikut.

1. GANGGUAN PERNAPASAN
Burung kenari yang mengalami penyakit gangguan pernafasan ini biasanya akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut :
1. Burung kenari mengalami penurunan performa yang biasanya lincah cenderung lebih pendiam.
2. Pada bagian hidung burung kenari akan telihat lebab karena banyak lendir yang mengganggu pernafasanya.
3. Burung kenari akan sering bersin-bersin pada malam hari pada cuaca dingin burung akan terdengar ngorok apabila tidur.

Adapun untuk pencegahannya sebagai berikut:
1. Langkah awal kita bisa memisahkan atau mengkarantina burung kenari yang terjangkit gangguan pernafasan dan memberikan obat yang anda bisa dapatkan di toko-toko burung di sekitar kita.
2. Selalu ganti makanan dan air minum setiap harinya dan juga jaga kebersihan sangkar.
3. Pastikan makanan sayuran yang kita berikan di cuci bersih terdahulu untuk membunuh kuman yang menempel.
4. Pemberian minuman sebaiknya berikan minuman yang matang (yang sudah di masak hingga mendidih terlebih dahulu)

2. BUBUL
Penyakit bubul (bumble foot)merupakan penyakit yang sering menyerang kulit burung lebih seringnya pada kaki burung penyakit ini di sebabkan karena bakteri Staphylo coccus burung yang terkena penyakit ini akan mengalami kaki membengkak,sisik kaki melebar dan kuku memanjang.

Untuk mencegah penyakit ini dapat di lakukan dengan cara membersihkan sangkar burung setiap harinya terutama pada bagian tempat menengger burung atau tangkringan.

3. BERAK KAPUR
Burung kenari yang mengalami penyakit berak kapur ini biasanya akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut :
1. Kotoran akan cair dan putih seperti kapur
2. Terdapat kotoran pada bulu-bulu burung kenari yang merupai kapur
3. Kurang nafsu makan atau menurun
4. Terlihat lebih pucat dari biasannya, dan bulu burung terlihat berantakan

Adapun untuk pencegahannya sebagai berikut:
1. Lakukan perawatan kebersihan baik makanan dan juga sangkar burung selalu ganti makanan dan minuman setiap harinya.
2. Bersihkan kandang dan juga cuci sangkar dengan biosptik
3. Makanan yang di berikan pastikan di cuci bersih dahulu sebelum di berikan
4. Berikan air minum yang matang yang sudah di rebus.
5. Kalau burung sudah terjangkit penyakit berak kapur ini lakukan pengkarantinaan pada burung dan lakukan perawatan yang intensif berikan obat antibiotik pada burung.

4. SNOT atau CORYZA
Penyakit snot atau coryza adalah penyakit yang biasa terjadi di sekitar bagian muka burung,hidung ,mata dan telinga yang di akibatkan oleh virus Hemophillus gallinarum pada bagian yang terserang virus ini akan mengalami benjolan merah yang timbul pada bagian yang di serang tadi. Penyakit ini bisa menular atau menjangkit burung lain melaluli udara, minuman,makanan dan debu ,burung yang terserang penyakit ini memiliki ciri-ciri muka membengkak, hidung berlendir dan sering bersin
Apabila burung tidak di tangani secara serius maka virus burung tersebut akan segera menyebar pada burung yang lain dan burung yang tidak mendapat pengobatan burung ini akan mati.Untuk mencegah burung lain terkena virus ini kita dapat melakukan pengakarantinaan pada burung yang terkena penyakit dan melakukan pengobatan.

OBAT- OBATan tingal pilih sesuai masalah penyakitnya GURAH MINT, OBAT SNOT, METABOLIS, ANTIBIOTIC, ANTI SARAF.

Pakan Kenari YS

Pakan Kenari YS

Sebagai penghobi burung kenari tentu harus peka terhadap kondisi sekitar kenari, baik kondisi dalam kandang, kondisi sekitar lingkungan, maupun kondisi cuaca. Dengan membuat kenari sesuai dengan kondisi sekitar tentu harus dilakukan hal-hal yang tepat, agar kenari merasa nyaman dan bisa dengan mudah beradaptasi.

Ada beberapa hal yang perlu anda lakukan untuk perawatan burung kenari, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Lakukan penjemuran
Bila musim kemarau yang tentu kondisinya terasa sangat penas, maka penjemuran jangan sampai terlalu lama. Penjemuran kenari harus dilakukan secukupnya saja, yaitu pada pagi hari sekitar jam 6 atau jam 7 hingga jam 9, karena jam 10 ke atas terik matahari sudah terlalu panas, sehingga bila kenari kepanasan bisa berakibat stres dan bahkan sampai sakit karena tidak tahan.

2. Jangan lupa pengerondongan
Apabila sudah melakukan penjemuran pada kenari, maka segera kerondongi dengan kain pada sangkarnya, lebih bagus lagi menaruhnya di bawah pohon yang teduh, hal ini dilakukan dengan tujuan agar kenari merasa adem, segar, dan nyaman. Pada sore harinya kerondong bisa anda buka, kemudian tambahkan sedikit pakan EF dan angin-anginkan.

3. Berikan pula vitamin dan antibiotik
Sebaiknya berikan vitamin tambaha untuk menjaga kondisi atau daya tahan tubuh kenari tetap kuat, dan sesekali juga berikan antibiotik agar kenari kebal dari serangan penyakit.

4. Berikan pakan dan minum yang tepat
Jangan sampai telat memberikan minum pada kenari, apalagi sampai membiarkan minum kenari yang habis dalam waktu yang lama, hal ini tentu membuat kenari merasa sangat tidak nyaman, karena kondisi cuaca yang panas biasanya kenari gemar untuk minum dan mandi. Sebaiknya berikan pakan yang segar-segar seperti sayuran dan buah-buahan, karena pakan tersebut kaya akan vitamin dan mineral yang cocok untuk diberikan pada kenari di musim kemarau.

5. Jaga kebersihan kandang
Meskipun cuaca panas, dan kotoran kenari cepat mengering, tetap kandang harus selalu dibersihkan, hal ini selain meminimalisir timbulnya penyakit juga membuat kenari lebih nyaman dengan kondisi rumahnya.

6. Selalu peka dan memantau kondisi kenari
Sobat kenari mania harus selalu memantau kondisi kenari, apakah terlihat kenari diem saja atau lemas, atau mungkin berhenti berkicau, dan lain sebagainya. Sehingga untuk mengatasinya bisa lebih cepat dan tidak terlambat, yakni bisa dengan diberikan obat antibiotik dan nutrisi alami lainnya agar kenari kembali fit dan berstamina.